Garuda Indonesia

Sinergi Unerd, Garuda, dan Tahilalats: Dobrak Batas Industri Lewat Sneakers

Sinergi Unerd, Garuda, dan Tahilalats: Dobrak Batas Industri Lewat Sneakers
Sinergi Unerd, Garuda, dan Tahilalats: Dobrak Batas Industri Lewat Sneakers

JAKARTA - Dalam dinamika pasar mode saat ini, kolaborasi bukan lagi sekadar tren, melainkan strategi jitu untuk memperluas cakrawala bisnis. Jenama sepatu lokal, Unerd, baru saja membuktikan kekuatannya dengan menggandeng dua raksasa dari bidang yang berbeda: maskapai kebanggaan negara, Garuda Indonesia, dan ikon kekayaan intelektual (IP) komik populer, Tahilalats. Melalui tajuk "Fly the Local Way", kerja sama ini melahirkan sebuah produk yang tidak hanya berfungsi sebagai alas kaki, tetapi juga simbol gaya hidup modern yang menggabungkan mobilitas, kreativitas, dan rasa bangga akan identitas lokal.

Langkah berani ini menunjukkan bahwa batasan antar-industri kini semakin cair. Dengan menyatukan elemen perjalanan udara, hiburan visual, dan fesyen jalanan, koleksi ini menyasar segmen anak muda yang mendambakan eksklusivitas dalam balutan desain yang fungsional. Sneakers ini diposisikan sebagai kawan setia bagi mereka yang memiliki mobilitas tinggi namun tetap ingin tampil relevan secara visual.

Filosofi Perjalanan dalam Selembar Sepatu Sneakers

Founder Unerd, Yoseph Putra Soesanto, mengungkapkan bahwa napas utama dari koleksi ini adalah kedekatan elemen-elemen tersebut dengan keseharian generasi muda. Sepatu ini dirancang untuk menjadi penunjang gaya hidup aktif, terutama bagi mereka yang gemar mengeksplorasi tempat baru melalui traveling.

"Karena kita lihat dua sepatu ini sangat cocok dengan branding Garuda dan Tahilalats. Temanya adalah traveling dan liburan, jadi sepatu ini cocok banget dipakai buat berlibur," kata Yoseph saat peluncuran di Plaza Senayan, Jakarta Selatan.

Kolaborasi tiga arah ini melahirkan dua artikel eksklusif yang dinamakan Insurgent dan DHIGH V2. Dari sisi estetika, Unerd secara cerdik mengadopsi identitas visual Garuda Indonesia. Perpaduan warna navy dan toska diaplikasikan dengan sangat halus di atas siluet sport style yang menjadi ciri khas Unerd, menciptakan kesan elegan namun tetap enerjik.

Detail Unik: Dari Karakter Jenaka Hingga Tiket Boarding Pass

Sisi menarik dari koleksi ini terletak pada detail kolaboratif yang tersembunyi namun bermakna. Karakter Tahilalats yang jenaka tidak hanya menjadi penghias, melainkan diaplikasikan secara strategis di beberapa bagian sepatu, mulai dari lidah (tongue), bagian belakang, hingga area insole. Pengalaman terbang bersama Garuda Indonesia pun divisualisasikan melalui detail tag yang menyerupai boarding pass atau tiket pesawat.

"Yang bikin beda dan unik dengan koleksi lain, detail kolaboratif nya hadir melalui pemilihan colourway, jibbitz, special hangtag, design insole, serta special box yang dirancang khusus untuk koleksi ini," jelas Yoseph. Keberadaan kotak khusus dan aksesori tambahan menjadikannya sebuah paket lengkap yang layak dikoleksi oleh para penggemar sneakers tanah air.

Produksi Terbatas sebagai Simbol Eksklusivitas Lokal

Sesuai dengan tajuknya sebagai koleksi eksklusif, Unerd memastikan bahwa jumlah produk yang beredar di pasaran sangat terbatas. Tersedia dalam ukuran lokal 38 hingga 45, Yoseph memaparkan bahwa setiap varian warna hanya diproduksi dalam jumlah yang relatif kecil guna menjaga nilai prestisiusnya.

"Jadi emang limited ya koleksinya, karena emang ini kolaborasi eksklusif kita," tutur Yoseph. Ia memperkirakan bahwa setiap warna hanya tersedia sekitar 2.000 hingga 3.000 pasang saja di seluruh kanal distribusi. Strategi kelangkaan ini diharapkan dapat memicu antusiasme pasar yang lebih masif.

Pentingnya Pertukaran Audiens Lintas Sektor

Bagi Yoseph, kolaborasi lintas industri adalah kunci bagi jenama lokal untuk bisa naik kelas. Kerja sama dengan maskapai penerbangan nasional dan IP komik terkemuka bukan sekadar soal estetika, melainkan tentang bagaimana memperluas jangkauan pasar dan memperkenalkan jenama ke audiens yang selama ini mungkin belum terjamah.

"Kita membawa nama Indonesia sebagai brand lokal. Jadi penting untuk bisa berkolaborasi, tidak hanya dengan sesama brand fashion, tapi juga dengan industri lain. Harapannya kita bisa saling bertukar audiens dan saling mengenal," katanya memaparkan visi di balik kerja sama besar ini.

Informasi Harga dan Penjadwalan Rilis Resmi

Bagi masyarakat yang tertarik untuk memiliki koleksi bersejarah ini, Unerd menawarkan harga yang cukup kompetitif untuk ukuran produk kolaborasi eksklusif. Model Insurgent dibanderol seharga Rp 429 ribu, sementara untuk model DHIGH V2 dipatok pada angka Rp 389 ribu.

Koleksi ini mulai dilepas ke pasar secara bertahap. Penjualan perdana berlangsung mulai 13 Februari hingga 20 Februari 2026 secara eksklusif melalui Shopee Official UNERD. Bagi konsumen yang lebih menyukai pengalaman belanja langsung, koleksi ini baru akan tersedia di seluruh kanal resmi Unerd, baik online maupun offline, pada tanggal 21 Februari 2026 mendatang. Dengan perencanaan distribusi yang matang ini, Unerd optimis koleksi hasil kolaborasi lintas industri ini akan menjadi tonggak sejarah baru bagi pertumbuhan industri sepatu dalam negeri.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index