Menhan Tinjau SMA Taruna Nusantara Dorong Kurikulum STEM Terbaik

Selasa, 24 Februari 2026 | 14:59:06 WIB
Menhan Tinjau SMA Taruna Nusantara Dorong Kurikulum STEM Terbaik

JAKARTA - Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin mengunjungi SMA Taruna Nusantara Kampus Cimahi pada Senin, 23 Februari 2026. 

Kunjungan tersebut bertujuan meninjau fasilitas pendidikan sekaligus memantau pembentukan karakter siswa sebagai calon pemimpin masa depan.

Kunjungan ini menjadi indikator keseriusan pemerintah dalam memastikan sekolah unggul nasional memiliki sarana yang memadai dan terintegrasi dengan tujuan strategis pendidikan.

“Saya melaksanakan pertemuan dan peninjauan langsung di SMA Taruna Nusantara Kampus Cimahi untuk memastikan pembangunan sarana prasarana, tata kelola, serta kualitas operasional pendidikan berjalan sesuai arah strategis negara,” kata Sjafrie.

Dalam kegiatan ini, Menhan memeriksa berbagai fasilitas pendukung pendidikan, mulai dari laboratorium aeronotika dan biologi, ruang kelas, ruang dapur, hingga sarana praktik lapangan. 

Peninjauan ini memastikan bahwa sarana prasarana yang ada mendukung pendidikan akademik dan karakter siswa secara menyeluruh, termasuk kemandirian dan ketahanan pangan.

Penguatan Kurikulum STEM sebagai Fondasi Pendidikan

Sjafrie menekankan pentingnya penguatan kurikulum STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) di SMA Taruna Nusantara. Kurikulum ini dipandang strategis untuk mempersiapkan siswa menghadapi tantangan global, termasuk perkembangan teknologi, inovasi ilmiah, dan kebutuhan pertahanan negara.

“Pada aspek pendidikan, saya mendorong penguatan kurikulum STEM, peningkatan kualitas guru melalui seleksi ketat berbasis kompetensi dan psikologi, serta pengembangan program integrated farming sebagai bagian dari pembelajaran karakter, kemandirian, dan ketahanan pangan,” ujar Sjafrie.

Penguatan STEM tidak hanya mengajarkan teori, tetapi juga praktik yang relevan dengan dunia kerja dan penelitian. 

Melalui laboratorium, siswa dapat mengembangkan inovasi, memecahkan masalah teknis, serta memahami penerapan teknologi dalam kehidupan sehari-hari. Pendekatan ini diharapkan menghasilkan siswa yang siap menghadapi dunia modern dan berkontribusi pada kemajuan bangsa.

Pembentukan Karakter dan Disiplin Siswa

Selain aspek akademik, Menhan menekankan bahwa pendidikan karakter merupakan bagian tak terpisahkan dari pembelajaran di SMA Taruna Nusantara. Disiplin, wawasan kebangsaan, dan nilai bela negara menjadi fondasi pendidikan yang harus diterapkan secara konsisten.

“Kurikulum yang tangguh dan fasilitas memadai dinilai krusial untuk membentuk generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki ketangguhan mental serta integritas moral yang tinggi,” ungkap Sjafrie.

Pengasuhan siswa secara terpadu memastikan setiap peserta didik tidak hanya fokus pada prestasi akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter kepemimpinan. Hal ini penting agar lulusan dapat mengemban tanggung jawab sosial dan menjadi pemimpin yang beretika, mandiri, dan berdaya saing.

Lulusan Unggul Siap Mengabdi untuk Bangsa

Sjafrie berharap setiap lulusan SMA Taruna Nusantara Kampus Cimahi mampu berkontribusi aktif dalam pembangunan nasional dan menjaga kedaulatan negara. Siswa yang terdidik dengan baik diharapkan memiliki kemampuan teknis, pemahaman karakter, serta kesiapan mental menghadapi tantangan strategis.

“Saya berharap SMA Taruna Nusantara Kampus Cimahi konsisten mencetak lulusan unggul. Generasi inilah yang diharapkan siap berkontribusi aktif dalam menjaga kedaulatan dan memajukan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Kepada para Siswa dan Siswi SMA TN Kampus Cimahi, saya berpesan agar teruslah belajar mencapai cita-cita sebagai wujud pengabdian terbaik untuk bangsa dan negara,” kata Sjafrie.

Fokus pada lulusan unggul meliputi penguasaan STEM, pengembangan karakter kepemimpinan, dan keterampilan praktis yang siap diterapkan di berbagai bidang, termasuk militer, industri teknologi, dan kepemimpinan publik. 

Dengan demikian, lulusan diharapkan menjadi agen perubahan yang berinovasi untuk kemajuan bangsa.

Integrasi Pendidikan, Teknologi, dan Kemandirian

Kunjungan Menhan juga menyoroti pentingnya integrasi pendidikan, teknologi, dan program praktis seperti integrated farming. Program ini menjadi bagian dari strategi membentuk siswa yang mampu berpikir sistematis, mandiri, dan memiliki kemampuan aplikatif.

Laboratorium aeronotika, biologi, dan fasilitas STEM lainnya memungkinkan siswa mengembangkan potensi akademik sekaligus keterampilan praktik. 

Dengan memadukan teori, teknologi, dan praktik lapangan, SMA Taruna Nusantara menyiapkan peserta didik untuk menghadapi tantangan dunia nyata dan mengembangkan kreativitas dalam berbagai bidang.

Sjafrie menegaskan bahwa kunjungan ini merupakan bukti nyata komitmen pemerintah dalam menyiapkan generasi pemimpin bangsa yang unggul, berkarakter kuat, dan mampu berinovasi. 

Pendidikan yang terstruktur dan kurikulum berbasis STEM diharapkan menghasilkan lulusan yang tidak hanya cerdas, tetapi juga tangguh, mandiri, dan siap menghadapi dinamika nasional maupun global.

Dengan penguatan kurikulum, fasilitas memadai, dan program pendidikan terpadu, SMA Taruna Nusantara Kampus Cimahi menjadi model pendidikan unggul di Indonesia.

Pendekatan ini menekankan pembentukan generasi muda yang berkualitas secara akademik, berkarakter, dan berorientasi pada pengabdian bagi bangsa serta negara.

Terkini